Surabaya,- Mimpi tentang Surabaya yang bersih dari noda prostitusi kembali terusik. Lokalisasi Moroseneng, yang seharusnya menjadi kenangan pahit masa lalu, kini justru bersemi kembali di Sememi Jaya I dan Sememi Jaya II. Janji-janji manis penutupan total yang pernah terlontar dari bibir Wali Kota Eri Cahyadi, kini terasa seperti lagu sendu yang tak pernah selesai.
Anggota DPRD Surabaya, Imam Syafi’i, menjadi salah satu pihak yang tak mampu menyembunyikan kekecewaannya. Dengan nada getir, politisi Partai NasDem ini menuding Pemkot Surabaya telah mengkhianati kepercayaan publik. Baginya, ini bukan sekadar kecolongan, melainkan sebuah kegagalan sistemik yang memalukan.
“Dulu, kita disuguhi janji-janji indah tentang Surabaya yang bebas dari prostitusi. Namun, apa yang kita lihat sekarang? Moroseneng kembali menggeliat, seolah menertawakan kita semua,” ujar Imam dengan nada sinis.
Ironi semakin terasa pedih ketika lokalisasi ini berdiri tak jauh dari taman baca masyarakat. Tempat yang seharusnya menjadi oase ilmu dan budi pekerti, kini harus berbagi ruang dengan praktik kelam yang merusak moral generasi muda.
“Di satu sisi, kita berusaha membangun generasi yang cerdas dan berakhlak mulia. Di sisi lain, kita biarkan mereka menyaksikan praktik maksiat di depan mata. Ini adalah tamparan keras bagi wajah Kota Surabaya,” seru Imam dengan nada prihatin.
Imam pun kembali mendesak Wali Kota Eri Cahyadi untuk segera bertindak tegas dan permanen. Ia mengingatkan bahwa penutupan lokalisasi ini bukan sekadar tugas rutin, melainkan sebuah pertaruhan besar bagi masa depan kota.
“Jangan biarkan Moroseneng terus menjadi duri dalam daging Kota Surabaya. Tutup permanen, alihfungsikan, dan berikan harapan baru bagi masyarakat,” tegas Imam.
Dengan nada yang sama, masyarakat Surabaya menanti bukti nyata dari sang pemimpin. Bukan sekadar janji-janji manis yang hanya menjadi penghias bibir, melainkan tindakan nyata yang mampu mengubah wajah kota menjadi lebih baik.
Apa pendapatmu? Tulis di kolom komentar dengan sopan dan beretika. Jangan lupa bagikan agar semakin banyak yang tahu!
