NALATICO 2025: Wadah Riset Pelajar Menuju Indonesia Emas 2045

NALATICO 2025: Wadah Riset Pelajar Menuju Indonesia Emas 2045

NALATICO 2025: Wadah Riset Pelajar Menuju Indonesia Emas 2045
peristiwaterkininews.com,

Surabaya, -NALATICO 2025 resmi digelar sebagai hasil kolaborasi antara PT Riset Juara Abadi dan Fakultas Kedokteran Universitas Hang Tuah (UHT) Surabaya. Memasuki tahun kedua penyelenggaraan, ajang ini berhasil menarik 211 peserta dari 11 provinsi di Indonesia, dengan format hybrid dari sebanyak 148 peserta mengikuti secara daring dan 63 peserta hadir langsung di Aula Lantai 4 Fakultas Kedokteran UHT.

Lomba yang telah masuk dalam kurasi Pusat Prestasi Nasional (PUSPRESNAS) Kemendikbudristek ini berlangsung pada 27–30 November 2025. Rangkaian kegiatan diawali dengan seminar nasional, dilanjutkan dengan sesi penjurian riset, dan ditutup dengan malam penghargaan yang meriah.

Mengusung tema “Riset Berkualitas Menuju Indonesia Emas 2045,” NALATICO 2025 menjadi wadah bagi pelajar mulai dari SD, SMP, SMA, hingga mahasiswa untuk menunjukkan integritas dan kreativitas dalam bidang penelitian. Kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan semangat ilmiah sejak dini dan menanamkan nilai-nilai inovasi yang berkelanjutan.

Ajang ini juga didukung oleh berbagai sponsor seperti Syavire Kosmetik, Amidis, PT Robries, Tempe Sabar, dan Sago Mee, serta melibatkan GYPEM dan Face of Indonesia sebagai official partner. Beragam penghargaan diberikan, mulai dari medali, sertifikat, special award, hingga Grand Prize berupa kesempatan riset bersama di Pulau Bawean pada tahun 2026.

Dalam kesempatan tersebut, Prof. Bambang H. memberikan apresiasi dan dorongan kepada para peserta, khususnya pelajar tingkat SMP dan SMA, untuk mulai menyelami dunia riset sejak dini.

Menurutnya, kemajuan suatu negara sangat ditentukan oleh kekuatan riset dan inovasi, sebagaimana dicontohkan oleh negara-negara maju seperti China, Jepang, dan Korea.

“Anak-anak sekarang semakin canggih, dan beberapa inovasi yang mereka hasilkan patut dihargai,” ujar Prof. Bambang kepada Awak Media.

Ia menegaskan, kegiatan riset di kalangan pelajar menjadi fondasi penting dalam mencetak generasi ilmuwan dan inovator masa depan.

Prof. Bambang juga mengapresiasi peningkatan kualitas penyelenggaraan NALATICO dibandingkan tahun sebelumnya.

“Kalau dibandingkan dengan tahun kemarin, penyelenggaraan kali ini jauh lebih baik. Tahun depan kami berencana untuk menggelarnya dalam skala internasional,” ujarnya optimistis.

Sebagai bentuk penghargaan tertinggi, pemenang Grand Prize NALATICO 2025 akan diajak melakukan riset langsung di Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, memanfaatkan potensi sumber daya alam yang tersedia.

“Di Bawean ada sapi, aren, dan sagu. Itu semua merupakan sumber pangan penting dari sapi sebagai sumber protein, aren dan sagu sebagai sumber karbohidrat. Kami ingin para pemenang melihat langsung potensi itu dan belajar bagaimana mengolahnya secara ilmiah,” pungkas Prof. Bambang.

Apa pendapatmu? Tulis di kolom komentar dengan sopan dan beretika. Jangan lupa bagikan agar semakin banyak yang tahu!

*) Oleh : Gatra

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *