Bangkalan,- Kepala Puskesmas Tanah Merah, Ida Bagus Hanafi, S.Kep., Ns., menyampaikan permohonan maaf secara terbuka terkait adanya miskomunikasi antara petugas puskesmas dan salah satu pasien atas nama Irfan, warga Dusun Klompek, Desa Kranggan Barat, Sabtu (20/12/2025).
Dalam penjelasannya, Hanafi mengakui bahwa insiden tersebut bermula dari kesalahpahaman saat penanganan medis terhadap anak dari Irfan yang tengah mendapatkan perawatan infus. Setelah dilakukan tindakan, selang infus diketahui terlepas dan sempat menimbulkan pertanyaan dari pihak keluarga pasien.
“Permasalahannya adalah miskomunikasi. Waktu itu anaknya diinfus, lalu selangnya lepas, dan keluarga bertanya ke petugas, tapi petugas tidak tahu pasti penyebabnya,” ujar Hanafi.
Hanafi menegaskan, pihaknya tidak menutup-nutupi kejadian tersebut dan langsung mengambil langkah klarifikasi dengan keluarga pasien.
Ia juga menyampaikan bahwa dirinya telah bertemu langsung dengan orang tua pasien untuk menjelaskan duduk persoalan dan menyelesaikannya secara baik-baik.
“Saya memohon maaf sebesar-besarnya kepada Mas Irfan dan keluarga. Kami sudah saling memaafkan,” tuturnya.
Lebih lanjut, Kepala Puskesmas Tanah Merah itu menegaskan komitmennya untuk memperbaiki sistem pelayanan dan komunikasi internal antara tenaga kesehatan dan pasien.
Menurutnya, kejadian tersebut menjadi bahan evaluasi agar tidak kembali terulang di masa mendatang.
“Saya berjanji akan memperbaiki lagi pelayanan di Puskesmas Tanah Merah agar masyarakat lebih nyaman dan percaya,” tambahnya.
Pihak keluarga pasien, melalui Irfan, dikabarkan telah menerima penjelasan dan permintaan maaf dari pihak puskesmas. Kedua belah pihak menyepakati bahwa persoalan tersebut dianggap selesai setelah adanya komunikasi langsung dan itikad baik untuk memperbaiki layanan publik.
Dengan penyelesaian ini, diharapkan masyarakat dapat kembali mempercayai pelayanan kesehatan di Puskesmas Tanah Merah. Kejadian tersebut menjadi pelajaran berharga bagi seluruh jajaran tenaga kesehatan agar lebih tanggap, terbuka, dan komunikatif dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Apa pendapatmu? Tulis di kolom komentar dengan sopan dan beretika. Jangan lupa bagikan agar semakin banyak yang tahu!
