RPH Osowilangun Dikeluhkan, Fasilitas Dinilai Belum Siap

RPH Osowilangun Dikeluhkan, Fasilitas Dinilai Belum Siap

RPH Osowilangun Dikeluhkan, Fasilitas Dinilai Belum Siap
peristiwaterkininews.com,

Surabaya,– Sejumlah pekerja jagal sapi di Rumah Potong Hewan (RPH) Osowilangun mengeluhkan berbagai persoalan fasilitas sejak aktivitas pemotongan dipindahkan ke lokasi tersebut. Keluhan tersebut mencakup gangguan pasokan air bersih, kondisi sarana yang dinilai belum memadai, hingga kendala pada armada pengangkut daging.

Menurut seorang pekerja jagal yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan, pasokan air dari PDAM beberapa kali mengalami gangguan. Padahal, ketersediaan air merupakan kebutuhan utama dalam proses pemotongan hewan serta menjaga kebersihan dan sanitasi di area kerja.

Ia juga mengungkapkan limbah kotoran sapi di area RPH belum diangkut sehingga menimbulkan kekhawatiran terhadap kebersihan lingkungan kerja.

“Kami berharap fasilitas yang dijanjikan benar-benar siap. Air sering bermasalah dan limbah yang belum diangkut membuat aktivitas kerja menjadi tidak nyaman. Kondisi seperti ini seharusnya segera mendapat perhatian,” ujar pekerja jagal yang enggan disebutkan namanya, Sabtu (13/06/2026).

Selain itu, pekerja juga mempertanyakan terkait rawannya genangan air yang semakin parah, sekaligus kesiapan armada pengangkut daging. Yang sebelumnya, Kepala Bagian Pemotongan, drh. Nowo Siswo Yuworo, M.Si, pernah menyampaikan bahwa armada pengangkut daging telah dilakukan pengecekan dan proses perbaikannya mencapai sekitar 90 persen atau memasuki tahap penyelesaian. Namun, pekerja juga menilai kondisi di lapangan saat ini masih belum sesuai dengan kata layak.

Sementara itu, Heru selaku Staf Direksi menyampaikan bahwa fasilitas di RPH yang baru memang masih memerlukan sejumlah pembenahan agar dapat mendukung operasional secara optimal.

“Kami melihat masih ada beberapa fasilitas yang perlu disempurnakan, termasuk desain lantai dan saluran pembuangan yang menyebabkan genangan air di beberapa titik,” kata Heru.

Heru juga menjelaskan bahwa kendala terjadi pada armada pengangkut daging. Dari tiga unit kendaraan yang tersedia, hanya satu unit yang dinyatakan siap digunakan.

“Saat dilakukan uji coba, kendaraan tersebut mengalami gangguan pada sistem kelistrikan hingga mogok,”pungkasnya.

Apa pendapatmu? Tulis di kolom komentar dengan sopan dan beretika. Jangan lupa bagikan agar semakin banyak yang tahu!

*) Oleh : Ayad

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *