Surabaya,-Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Jawa Barat, Irjenpol Rudi Setiawan, menunjukkan bahwa kesibukan memimpin institusi kepolisian tak menghalangi semangat menuntut ilmu.
Jenderal bintang dua ini sukses merampungkan perjalanan akademisnya dan meraih gelar doktor dalam Ujian Disertasi Terbuka di Ruang Adi Sukadana, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Airlangga (Unair) pada Senin, 3 November 2025.
Melalui hasil penelitiannya yang bertajuk Cerita dari Mes Uji: Studi Fenomenologi tentang Menjadi Polisi dari Daerah Konflik, Rudi berhasil melewati ujian yang intens.
Ia pun dinyatakan lulus dengan predikat Sangat Memuaskan dan membukukan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) nyaris sempurna. Yakni, 3,88.
“Alhamdulillah saya bisa menyelesaikan ujian doktor terbuka di Unair dengan baik. Perjalanan panjang, namun saya berhasil mengikuti pendidikan dan menyelesaikan, saya menikmati semuanya,” ujar Rudi dengan wajah sumringah seusai ujian.
Meskipun harus menempuh pendidikan selama 6 tahun 2 bulan, namun Rudi tetap bangga. Kesuksesan ini diyakini tidak terlepas dari dukungan penuh orang-orang terdekat. Bagi Rudi, sang istri memegang peranan kunci sebagai penyemangat utama.
“6 tahun bukan waktu yang singkat, tentunya istri menjadi sesuatu yang saya yakini, ridha istri adalah kesuksesan, keberkahan dalam hidup saya,” katanya.
Selain keluarga, Rudi menyebutkan bahwa keberhasilan gelar doktoralnya berkat dukungan dosen pembimbing, rekan instansi, dan sahabat terdekat. Ia menyebut mereka sebagai aset pendukung yang tak ternilai.
Bahkan secara khusus, mantan Kapolrestabes Surabaya tahun 2017 ini turut melayangkan apresiasi kepada suporter Persebaya, Bonek & Bonita.
“Saya berterima kasih kepada para dosen dan pembimbing saya, terutama Prof Daniel Sparingga, sehingga saya bisa meraih hasil yang sangat baik,” ujarnya.
“Juga teman-teman, para sahabat saya, dan Bonek serta Bonita, sebab saya dibesarkan di sini, berteman dengan suporter Persebaya,” tambah Rudi.
Setelah resmi menyandang gelar doktor, Rudi menegaskan akan meluangkan waktu untuk mengaplikasikan ilmu yang didapatnya demi kemajuan kepolisian di Indonesia.
Ia juga menutup dengan pesan motivasi yang kuat bagi para generasi penerus, khususnya di institusi Polri.
“Saya mengharapkan semua generasi penerus yang berada di bawah saya ini, ya semangatlah untuk menimba ilmu, khususnya dari kepolisian ya, bahwa menjadi polisi itu tidaklah sesuatu yang mudah, dan perlu ilmu untuk menjadi polisi yang baik,” tuntas Rudi.
Apa pendapatmu? Tulis di kolom komentar dengan sopan dan beretika. Jangan lupa bagikan agar semakin banyak yang tahu!
