Makna Sedulur Papat limo pancer (Empat Saudara pusat kelima)

Makna Sedulur Papat limo pancer (Empat Saudara pusat kelima)

Makna Sedulur Papat limo pancer (Empat Saudara pusat kelima)
peristiwaterkininews.com,

Dalam falsafah Jawa Kuno, empat saudara ini merupakan pendamping hidup manusia yang berasal dari unsur-unsur kelahiran:

Kakang Kawah (Air Ketuban): Saudara tua yang keluar pertama saat kelahiran, melambangkan perlindungan dan bimbingan.

Adi Ari-ari (Plasenta): Saudara muda yang keluar kemudian, melambangkan pembentuk fisik dan nutrisi.

Getih (Darah): Unsur yang melambangkan kehidupan dan energi.

Puser (Tali Pusat/Udel): Unsur yang melambangkan penghubung atau komunikasi.

Pancer (Diri Sendiri): Diri manusia itu sendiri yang menjadi pusat kendali dari keempat saudara tersebut.

Pancer adalah wujud manusia hidup yang menyatu dengan empat unsur alam dan spiritual tersebut, Dalam perkembangannya, empat saudara ini sering diinterpretasikan sebagai empat nafsu yang harus dikendalikan oleh manusia (pancer) agar mencapai keseimbangan (manunggaling kawula gusti):

Amarah (api/barat)

Lawwamah (tanah/utara)

Sufiyah (angin/selatan)

Mutmainah (cahaya/timur)

Ajaran ini sejalan dengan pandangan Kapitayan yang menekankan penyembahan kepada Sang Hyang Taya (Tuhan yang Suwung/Kosong), di mana manusia diminta mengenali diri sendiri (ngelmu sejati) untuk mendekati Tuhan. Sedulur Papat Limo Pancer adalah panduan kecerdasan emosional dan spiritual. Manusia yang mampu merangkul keempat saudaranya (mengendalikan nafsu) akan hidup harmonis.

 

Rahayu🌹

Apa pendapatmu? Tulis di kolom komentar dengan sopan dan beretika. Jangan lupa bagikan agar semakin banyak yang tahu!

*) Oleh : Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *