Surabaya, — Seorang karyawan Klinik Alfa Medika di Jalan Asem 3 No. 10–12, Surabaya, melaporkan kasus kehilangan uang klinik ke Polsek Asemrowo. Namun, bukannya mendapat keadilan dan penyelesaian, proses pelaporan justru dinilai berbelit dan meninggalkan kesan kurang responsif dari pihak kepolisian.
Peristiwa kehilangan uang tersebut diketahui terjadi beberapa hari lalu. Evelyn Krisdewantari, karyawan yang sudah bekerja selama empat tahun di klinik itu, berinisiatif melapor ke polisi setelah merasa tidak kuat menanggung tuduhan yang terus diarahkan kepadanya.
“Saya melaporkan ke polisi karena saya tidak kuat dituduh terus sebagai pencuri oleh suami pemilik klinik,” ujar Evelyn dengan nada sedih, Rabu (28/01/2025).
Evelyn menjelaskan, dalam proses pelaporannya, pihak kepolisian meminta dirinya membuat surat aduan dan melampirkan bukti yang kemudian harus diserahkan kepada Kapolsek agar mendapatkan tanda tangan guna keluarnya surat perkembangan hasil penyelidikan (SP2HP).
Namun, alur tersebut dinilai terlalu rumit dan lambat dalam memberikan respons terhadap laporan yang diajukan.
Menurutnya, meskipun bukti berupa rekaman CCTV sudah menunjukkan bahwa yang mengambil uang perusahaan adalah suami pemilik klinik, dirinya tetap menjadi sasaran tuduhan.
“Padahal di CCTV sudah jelas yang mengambil uang tersebut ialah suami pemilik klinik tersebut,” tegasnya.
Evelyn mengungkapkan, akibat tekanan dan tuduhan berulang tersebut, kondisi psikologis Evelyn dikabarkan memburuk.
Dirinya mengaku sering menangis sendiri di rumah dan mengalami gangguan emosional yang cukup berat.
“Hingga saat ini mental saya terganggu gara-gara permasalahan ini, terkadang di rumah saya nangis-nangis sendiri seperti orang kesurupan,” pungkasnya.
Apa pendapatmu? Tulis di kolom komentar dengan sopan dan beretika. Jangan lupa bagikan agar semakin banyak yang tahu!

Perlu di kawal terus kasus seperti ini sampai ada tindakan dari yg berwajib.
Koq gitu sih !?
Terima kasih sudah bersuara supaya instansi tersebut berbenah. Jika kalian diam saja maka proses yang harus mengeluarkan uang tetap akan ada pada instansi tersebut.