Pedagang Pasar Keputran Utara Tagih Janji PD Pasar Surya: “Retribusi Bayar Terus, Tapi Pasar Tak Terurus”

Pedagang Pasar Keputran Utara Tagih Janji PD Pasar Surya: “Retribusi Bayar Terus, Tapi Pasar Tak Terurus”

Pedagang Pasar Keputran Utara Tagih Janji PD Pasar Surya: “Retribusi Bayar Terus, Tapi Pasar Tak Terurus”
peristiwaterkininews.com,

SURABAYA – Kondisi sarana prasarana di Pasar Keputran Utara, Surabaya, kian memprihatinkan. Para pedagang kini mulai menyuarakan kekecewaan mendalam lantaran atap bangunan yang bocor tak kunjung diperbaiki, meski mereka rutin memenuhi kewajiban membayar biaya sewa dan retribusi setiap bulannya.(16/2/2026)

‎‎Persoalan ini sebenarnya bukan barang baru. Para pedagang mengaku sudah berulang kali melaporkan kerusakan atap tersebut kepada pihak pengelola. Namun, hingga saat ini, laporan tersebut seolah hanya masuk ke telinga kiri dan keluar ke telinga kanan.

‎”Setiap kami lapor, responsnya selalu sama: di-iyakan saja. Tapi kenyataannya? Sampai sekarang tidak ada tindakan nyata, tidak ada pembenahan,” ujar Kodim salah satu pedagang dengan nada kecewa.

‎Kondisi ini dirasa tidak adil bagi para pedagang. Sebagai penyewa lahan, mereka merasa telah menjalankan kewajiban secara tertib, namun hak mereka untuk mendapatkan tempat berjualan yang layak diabaikan.

‎”Bagaimana ada pembeli yang mau datang ke Pasar Keputran Utara pak, kalau kondisinya bocor begini? Orang mau belanja jadi malas karena becek dan kotor,”

 

Saat hujan turun, kondisi pasar berubah menjadi semrawut. Air yang masuk melalui celah-celah atap merusak kenyamanan dan berpotensi merusak barang dagangan.

‎Para pedagang kini menaruh harapan besar kepada jajaran Direksi PD Pasar Surya agar segera turun tangan. Mereka meminta transparansi dan tanggung jawab atas retribusi yang telah mereka bayarkan selama bertahun-tahun.

‎”Kami berharap Direktur Pasar Surabaya tanggap dengan hal ini. Ini adalah hak kami. Kami membayar sewa dan retribusi tepat waktu, maka sudah sewajarnya kami mendapat fasilitas yang layak untuk mencari nafkah,” tegas Kodim perwakilan pedagang.

‎Hingga berita ini diturunkan, para pedagang masih menunggu langkah konkret dari pihak pengelola sebelum kondisi pasar semakin rusak dan ditinggalkan oleh para pelanggan setianya.

Apa pendapatmu? Tulis di kolom komentar dengan sopan dan beretika. Jangan lupa bagikan agar semakin banyak yang tahu!

*) Oleh : Gatra

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *