Surabaya,-Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya kembali menorehkan pencapaian membanggakan dalam penguatan kapasitas intelektualnya. Pada Rabu (8/4), kampus merah putih ini resmi mengukuhkan dua pakar baru ke jajaran guru besar. Yakni, Prof Erni Puspanantasari Putri ST MEng PhD dan Prof Drs M Sihab Ridwan MS PhD.
Prosesi khidmat yang berlangsung di Ruang R Soeparman Hadipranoto, Grha Wiyata lantai sembilan ini dihadiri oleh jajaran sivitas akademika serta keluarga besar kedua profesor.
Dengan bertambahnya kedua pakar tersebut, Untag Surabaya kini memiliki total 32 profesor, sebuah kekuatan besar yang siap mengakselerasi kualitas pendidikan, riset, dan pengabdian masyarakat.
Rektor Untag Surabaya, Dr Harjo Seputro ST MT dalam sambutannya menegaskan bahwa momentum ini merupakan sinyal positif bagi pertumbuhan institusi.
“Penambahan dua profesor ini merupakan bagian dari komitmen Untag Surabaya untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang akademik. Guru besar akan menjadi pemimpin akademik yang mampu mendorong inovasi penelitian serta pengembangan ilmu pengetahuan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat,” ujar Harjo.
Salah satu guru besar yang dikukuhkan, Prof M Sihab merupakan pakar Strategic Management lulusan University of Southampton, Inggris. Kehadirannya menggenapkan jumlah profesor di Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Untag Surabaya menjadi 10 orang.
Rekam jejak Prof Sihab terbilang impresif dengan koleksi 37 publikasi ilmiah, di mana 25 di antaranya berhasil menembus jurnal internasional bereputasi. Dalam orasi ilmiahnya yang bertajuk Manajemen Strategi, Daya Saing Bangsa, dan Kekayaan Bangsa-Bangsa: Arah Baru Pengembangan Strategic Management ke Depan, ia menekankan pentingnya manajemen strategi sebagai kunci utama dalam memenangkan persaingan di tengah dinamika global.

Capaian ini pun mendapat apresiasi khusus dari Bupati Sampang, H Slamet Djunaidi, yang hadir langsung menyaksikan putra daerahnya meraih gelar tertinggi akademik.
“Semoga pencapaian ini mampu membawa manfaat bagi daerah kelahirannya. Teruslah berkontribusi secara positif dalam mengembangkan potensi dan kekayaan lokal,” harap Bupati Slamet.
Di sisi lain, Fakultas Teknik turut berbangga dengan pengukuhan Prof Erni Puspanantasari Putri. Lulusan Teknik Industri dari Khon Kaen University Thailand ini dikenal sebagai akademisi yang sangat aktif dalam ranah riset dan pengabdian. Tercatat, ia telah memenangkan 13 hibah kompetisi penelitian dan 11 hibah pengabdian masyarakat, serta menghasilkan 61 publikasi internasional.
Melalui orasinya yang berjudul Optimalisasi dan Perancangan Industri Berkelanjutan: Strategi Menguatkan UMKM dan Klaster Industri di Indonesia, Prof Erni membedah urgensi integrasi kinerja dan inovasi untuk memperkuat sektor UMKM sebagai tulang punggung pembangunan industri nasional.
Hadirnya 32 profesor di lingkungan kampus menjadi bukti nyata dedikasi Untag Surabaya dalam menghadirkan pendidikan tinggi yang berkualitas dan berdampak. Melalui penguatan sumber daya manusia di level tertinggi ini, Untag Surabaya optimistis dapat terus melahirkan inovasi yang relevan serta berkontribusi nyata bagi kemajuan bangsa dan negara.
Apa pendapatmu? Tulis di kolom komentar dengan sopan dan beretika. Jangan lupa bagikan agar semakin banyak yang tahu!
