SURABAYA – Manajer Rayon Unit Layanan Pelanggan (ULP) PLN Perak, Andryani Kumalasari, diduga memilih bungkam dan menghindari awak media terkait penangkapan salah satu pegawainya berinisial (AA) oleh Ditreskrimum Polda Jatim atas kasus dugaan judi online (judol). 01/12/2025
Sikap ini memicu pertanyaan publik mengenai transparansi dan pengawasan internal di lingkungan BUMN tersebut.
Penangkapan terhadap pegawai berinisial (AA) tersebut dikonfirmasi telah diproses lebih lanjut oleh pihak kepolisian dan saat ini AA berada dalam tahanan Polda Jatim.
Namun, upaya konfirmasi dan permintaan keterangan terbuka dari manajemen PLN ULP Perak mengenai insiden ini menemui jalan buntu.
Berdasarkan laporan di lapangan, upaya awak media untuk mendapatkan penjelasan resmi dari Manajer Rayon ULP PLN Perak, Andryani Kumalasari, tidak mendapatkan respons. Pihak manajemen terkesan menghindar atau bahkan disebut “alergi” terhadap wartawan.
”Seharusnya pihak manajer PLN Perak memberikan keterbukaan publik, akan tetapi malah bungkam terkait kasus tersebut,” tulis BeritaCakrawala.co.id.
Dugaan kuat mengarah pada upaya penutupan kasus oleh pihak manajemen, yang juga menimbulkan sorotan terhadap keteledoran dalam pengawasan internal.
Pegawai BUMN berinisial (AA) ditangkap di dalam lingkungan kantor, yang ironisnya seharusnya menjadi pusat pelayanan publik kelistrikan, namun disinyalir dijadikan sarang kegiatan ilegal.
Di sisi lain, Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim melalui Kanit terkait memastikan bahwa inisial (AA) akan diproses lanjut sesuai hukum yang berlaku.
”Inisial AA kami proses lanjut secara hukum yang berlaku dan saat ini ada di tahanan Polda Jatim,” ujar Kanit tersebut,
Hingga berita ini diturunkan, kejelasan mengenai sanksi internal yang akan diterapkan PLN terhadap pegawainya, serta detail mengenai pengawasan yang lemah, belum dapat diperoleh karena pihak Manajer Rayon ULP PLN Perak masih sulit untuk dikonfirmasi.
Apa pendapatmu? Tulis di kolom komentar dengan sopan dan beretika. Jangan lupa bagikan agar semakin banyak yang tahu!
