Surabaya,– Jelang pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026, jajaran Satlantas Polres Pelabuhan Tanjung Perak meningkatkan patroli dan pengamanan di sejumlah titik rawan pelanggaran lalu lintas, khususnya di kawasan Jembatan Suramadu, Kamis (12/03/2026).
Kasatlantas Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Imam Syafudin Rodji, S.H., mengatakan pihaknya berhasil mengamankan sedikitnya 15 kendaraan bermotor yang diduga terlibat dalam aktivitas balap liar yang selama ini meresahkan masyarakat.
Penindakan tersebut dilakukan dalam yang digelar di kawasan menuju Jembatan Suramadu. Kawasan tersebut kerap dijadikan lokasi berkumpulnya para pelaku balap liar, terutama pada menjelang berbuka puasa.
Menurut AKP Imam Syafudin Rodji, S.H. operasi ini merupakan bagian dari langkah preventif untuk menciptakan situasi lalu lintas yang aman dan kondusif menjelang arus mudik dan arus balik Lebaran yang akan berlangsung dalam Operasi Ketupat Semeru 2026.
“Kami mengamankan 15 kendaraan yang diduga digunakan untuk balap liar. Kendaraan tersebut langsung kami bawa ke kantor untuk pemeriksaan lebih lanjut serta penindakan sesuai aturan yang berlaku,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa pihak kepolisian akan terus meningkatkan patroli dan pengawasan di sejumlah titik rawan pelanggaran lalu lintas di wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Perak guna mencegah terjadinya kecelakaan maupun gangguan keamanan.
” Kami mengimbau kepada masyarakat, khususnya para remaja, agar tidak melakukan balap liar di jalan raya karena selain membahayakan diri sendiri, juga dapat mengancam keselamatan pengguna jalan lainnya,” tegasnya.
Ia berharap masyarakat dapat bersama-sama menjaga ketertiban dan keselamatan berlalu lintas di Kota Surabaya.
Apa pendapatmu? Tulis di kolom komentar dengan sopan dan beretika. Jangan lupa bagikan agar semakin banyak yang tahu!
