Sampang,–Pagelaran Tambelangan Fashion Carnival (TFC) kembali digelar di kecamatan tambelangan, pada Rabu (03/09/25) malam hari. Kegiatan tersebut berlangsung di Desa/Tambelangan, kabupaten Sampang, Jawa Timur.
Acara yang sudah memasuki kelima ini, berhasil mendapatkan perhatian masyarakat. Ribuan warga sangat antusias, berbondong-bondong menyaksikan kostum spektakuler bertema nature yang ditampilkan para peserta dari bermacam daerah.
Malam itu, langsung dihadiri pak Bupati Sampang Slamet Junaidi bersama sang istri, Selviana Slamet Junaidi. Dan Ketua DPRD Sampang Rudi Kurniawan, jajaran Forkopimda, pimpinan OPD, camat, hingga tokoh masyarakat setempat.
Dalam momen yang penuh kasih, Bupati Sampang Slamet Junaidi bersama istrinya,memberikan hadiah kepada anak yatim piatu saat acara Tambelangan Fashion Carnival (TFC) ke-5.
Para peserta diberangkatkan dari Pasar Tambelangan dengan garis finis di kantor Kecamatan Tambelangan. Jalanan sepanjang rute penuh sesak penonton yang ingin menyaksikan secara langsung kreativitas para desainer pemuda
Bupati Slamet Junaidi mengaku takjub atas kreativitas pemuda, Sehingga menjadi tambelangan maju, meski TFC sudah digelar lima kali, baru kali ini penampilan bermacam costum menjadi sorotan Jawa timu.
“Pemerintah daerah sangat mendukung kegiatan ini,Penampilan para peserta bikin puas membuat saya takjub. Semoga ke depan semakin banyak kecamatan yang mampu menunjukkan, serta memperkenalkan potensi wilayahnya masi-masing daerahnya,” ujarnya.
Masih lanjut,partisipasi peserta pun tidak hanya datang dari Tambelangan dan Kabupaten Sampang. Banyak peserta dari luar daerah, termasuk kabupaten lain di Madura, Kabupaten, hingga keluar pulau Madura seperti solo, Jember.
“Sebanyak 77 peserta tampil dalam acara ini. Kami juga melibatkan pemuda baru dalam kepanitiaan untuk membentuk generasi. Harapannya, TFC bisa terus digelar setiap tahun sebagai ajang kreativitas sekaligus upaya melestarikan budaya,” terangnya pemuda tambelangan.
Sementara itu, Pembina Pemuda Tambelangan Bersatu,Ia bersyukur karena ini mendapat sambutan positif dari masyarakat, sehingga menjadi kebanggaan usahanya menjadi terujud.
“Pagelaran TFC kelima ini menjadi bukti bahwa kreativitas pemuda dapat menjadi wadah persatuan, sekaligus sarana untuk mengangkat potensi lokal ke tingkat yang lebih luas,pungkas.
Apa pendapatmu? Tulis di kolom komentar dengan sopan dan beretika. Jangan lupa bagikan agar semakin banyak yang tahu!
