Surabaya,-Rapat kerja pos ronda mendadak berubah konsep dari yang harusnya bahas keamanan lingkungan, malah nyaris jadi ajang “pamer kemesraan berbalut agenda resmi.” Balok Kuning Bengkok datang dengan percaya diri, lengkap membawa “paket bundling” berupa kekasih tercinta.
Entah sejak kapan raker jadi couple meeting, tapi para anggota memilih diam, mungkin takut nanti diminta bawa pasangan juga sebagai syarat absen.
Seperti biasa, Sang Permaisuri langsung menyala paling terang di ruangan.Bukan karena kontribusi, tapi karena level percaya dirinya sudah seperti lampu jalan tanpa saklar. Cara duduknya saja sudah seperti memimpin sidang kerajaan mini, padahal kalau ditelusuri, CV-nya kurang lebih sama dengan anggota lain tetapi bedanya cuma satu yaitu ia berhasil naik level lewat jalur “dekat dengan yang punya jabatan.”
Dengan penuh kebanggaan, Sang Permaisuri tampil seolah jabatan kekasihnya adalah warisan leluhur, bukan hasil usaha mendekat dengan penuh strategi. Bahkan, kalimat legendarisnya tak pernah absen “Kalian masih anggota dari kekasihku.” Diulang terus sampai terasa seperti iklan layanan masyarakat hanya tinggal nunggu versi jingle–nya saja.
Sementara itu, Balok Kuning Bengkok tersenyum bangga, seperti habis menang lomba tingkat dunia. Padahal yang dipamerkan bukan prestasi, tapi hubungan pribadi yang kebetulan nyasar ke forum publik. Leadership lewat cinta, mungkin ini inovasi terbaru yang belum masuk buku manajemen.
Para anggota? Sudah seperti figuran sinetron yang tidak pernah ikut casting. Mau protes takut dibilang sensitif, mau diam malah makin jadi. Akhirnya mereka hanya bisa saling pandang, dengan harapan tipis yang setipis kopi sachet dibagi.
Paling santai justru Ketua Desa dan Kepala Dusun, yang tampak menikmati situasi seolah ini bagian dari rundown acara. Mungkin dalam hati mereka berpikir: “Selama masih duduk rapi, berarti masih rapat.” Rapat yang isinya bukan solusi, tapi sinetron live tanpa jeda iklan.
Apa pendapatmu? Tulis di kolom komentar dengan sopan dan beretika. Jangan lupa bagikan agar semakin banyak yang tahu!
