Mojokerto – Semangat kolaborasi untuk meningkatkan taraf kesehatan masyarakat terpancar dalam peresmian SPPG Prajurit Kulon yang berlokasi di Jalan Raya Prajurit Kulon Nomor 22, Kota Mojokerto.
Kehadiran dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) ini menjadi babak baru dalam upaya pemenuhan nutrisi bagi warga sekitar, terutama kalangan pelajar, ibu hamil, ibu menyusui dan balita.
Peresmian ini dihadiri langsung oleh jajaran pemangku wilayah, mulai dari perwakilan pemerintah desa, pihak kecamatan, hingga jajaran TNI dan Polri setempat.
Pemilik Yayasan Berkah Bangun Desa, Adin Alfurrohmat ST, menerangkan bahwa dapur MBG ini telah memulai operasionalnya terhitung sejak bulan April.
“Total ada sebanyak 1.080 paket makan bergizi gratis yang didistribusikan pada periode pertama,” tutur Adin, Sabtu, 2 Mei 2026.
Adin mengungkapkan, pendirian SPPG ini didasari oleh niat tulus untuk memberikan kontribusi sosial yang berdampak jangka panjang. Menurutnya, fokus utama dari fasilitas ini adalah membantu masyarakat dalam menjaga standar kesehatan dan kesejahteraan hidup melalui penyediaan makanan yang terukur nilai gizinya.
Ia menekankan bahwa keberadaan dapur ini bukan hanya soal membagi makanan, tetapi tentang membangun pondasi kesehatan generasi masa depan.
“Harapan saya, dengan diresmikannya SPPG ini, yayasan bisa memberikan manfaat yang nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat sekitar, terutama dalam aspek kesehatan dan kesejahteraan,” ujarnya.
Lebih lanjut, Adin menjelaskan bahwa pengelolaan dapur MBG merupakan bentuk tanggung jawab moral dan spiritual dalam mengelola keberkahan yang diterima oleh yayasan.
Ia meyakini, setiap kesuksesan yang diraih mengandung amanah yang harus dikembalikan kepada masyarakat dalam bentuk manfaat sosial yang konkret. Melalui sistem distribusi yang tertata, ia berkomitmen agar bantuan yang disalurkan melalui SPPG benar-benar sampai ke tangan mereka yang paling membutuhkan.
“Saya juga percaya bahwa di setiap rezeki yang kita dapat, selalu ada hak orang lain di dalamnya. Jadi melalui SPPG ini, kami ingin menjadi jembatan untuk menyalurkan kebaikan tersebut secara tepat sasaran,” pungkasnya.
Apa pendapatmu? Tulis di kolom komentar dengan sopan dan beretika. Jangan lupa bagikan agar semakin banyak yang tahu!
