Konser Deny Cak Nan Di Taman Remaja Surabaya,Tanpa Sosialisasi, Penyekatan Jalan Ngaglik Dikeluhkan Pengguna Jalan

Konser Deny Cak Nan Di Taman Remaja Surabaya,Tanpa Sosialisasi, Penyekatan Jalan Ngaglik Dikeluhkan Pengguna Jalan

Konser Deny Cak Nan Di Taman Remaja Surabaya,Tanpa Sosialisasi, Penyekatan Jalan Ngaglik Dikeluhkan Pengguna Jalan
peristiwaterkininews.com,

Surabaya, – Penyekatan arus lalu lintas di kawasan Jalan Kusuma Bangsa Surabaya, pada Minggu Malem (05/07/2026), menuai sorotan tajam dari masyarakat. Penyekatan yang diduga dilakukan tanpa adanya pemberitahuan maupun sosialisasi terlebih dahulu kepada Masyarakat itu menyebabkan kemacetan panjang hingga mengular di sejumlah ruas jalan sekitar.

Kemacetan yang terjadi membuat aktivitas masyarakat terganggu. Banyak pengendara mengaku tidak mengetahui adanya penyekatan sehingga terjebak antrean kendaraan selama cukup lama. Kondisi tersebut diperparah dengan minimnya informasi di lokasi terkait alasan maupun tujuan dilaksanakannya penyekatan.

Berdasarkan pantauan di lapangan, kendaraan roda dua maupun roda empat tampak merayap dengan kecepatan sangat rendah. Sejumlah pengendara terlihat berusaha mencari jalur alternatif, namun kepadatan lalu lintas sudah telanjur menyebar ke beberapa ruas jalan di sekitar lokasi penyekatan.

Sejumlah masyarakat mengaku kecewa lantaran tidak mendapatkan informasi sebelumnya. Mereka menilai, apabila penyekatan memang dilakukan untuk kepentingan tertentu, seharusnya instansi terkait memberikan pemberitahuan melalui media sosial resmi, papan informasi, maupun kanal komunikasi lainnya agar masyarakat dapat mengatur waktu perjalanan dan memilih jalur alternatif.

Salah seorang pengguna jalan, sebut saja Amir, mengaku hampir tertinggal kereta api saat hendak menuju Stasiun Gubeng untuk melakukan perjalanan ke Yogyakarta. Ia mengatakan kemacetan yang terjadi membuat waktu tempuhnya bertambah jauh dari perkiraan.

“Saya benar-benar panik karena mengejar jadwal keberangkatan kereta. Tidak ada informasi sama sekali kalau Jalan Kusuma Bangsa dilakukan penyekatan. Tiba-tiba kendaraan berhenti total dan antreannya sangat panjang,” ujar Amir.

Keluhan senada juga disampaikan warga Surabaya lainnya. Menurut mereka, penyekatan tanpa adanya informasi yang memadai justru merugikan masyarakat yang memiliki kepentingan mendesak, seperti menghadiri acara penting, hingga mengejar jadwal transportasi umum.

“Kalau memang ada kegiatan atau pengamanan tertentu kami tentu menghormati. Namun masyarakat juga berhak mengetahui sejak awal agar tidak terjebak kemacetan seperti ini. Sosialisasi itu penting supaya pengguna jalan bisa mencari jalur lain,” ujar salah seorang warga pengguna Jalan lainnya.

Masyarakat juga mempertanyakan dasar pelaksanaan penyekatan tersebut. Pasalnya, saat beberapa pengguna jalan mencoba meminta penjelasan kepada petugas yang berjaga di lokasi, mereka mengaku tidak memperoleh informasi yang jelas mengenai alasan maupun estimasi waktu penyekatan berlangsung.

Minimnya penjelasan dari petugas di lapangan memicu berbagai spekulasi di tengah masyarakat. Sejumlah warga berharap aparat maupun instansi terkait dapat meningkatkan keterbukaan informasi agar kebijakan rekayasa lalu lintas tidak menimbulkan kebingungan maupun keresahan.

Pengamat transportasi dan pemerhati pelayanan publik menilai, setiap bentuk rekayasa lalu lintas, termasuk penyekatan jalan, idealnya disertai perencanaan yang matang, sosialisasi yang memadai, serta penyampaian informasi secara terbuka kepada masyarakat. Langkah tersebut dinilai penting untuk meminimalkan dampak kemacetan sekaligus menjaga kepercayaan publik terhadap kebijakan yang diterapkan.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang mengenai tujuan, dasar pelaksanaan, maupun durasi penyekatan di Jalan tersebut. Redaksi masih berupaya mengonfirmasi kepada instansi terkait guna memperoleh penjelasan resmi agar informasi yang disampaikan kepada masyarakat tetap berimbang sesuai prinsip jurnalistik.

Apa pendapatmu? Tulis di kolom komentar dengan sopan dan beretika. Jangan lupa bagikan agar semakin banyak yang tahu!

*) Oleh : Ayad

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *