Diduga Ada Praktik Pungli di SWK Tambak Wedi, Wali Kota Surabaya Minta Kasus Diusut Tuntas

Diduga Ada Praktik Pungli di SWK Tambak Wedi, Wali Kota Surabaya Minta Kasus Diusut Tuntas

Diduga Ada Praktik Pungli di SWK Tambak Wedi, Wali Kota Surabaya Minta Kasus Diusut Tuntas
peristiwaterkininews.com,

SURABAYA – Sebuah rekaman dialog yang memperlihatkan adu mulut terkait dugaan penarikan uang ilegal (pungutan liar) dan keterlibatan oknum preman di lingkungan warga mencuat ke publik.

‎Menanggapi situasi yang memanas tersebut, Wali Kota Surabaya menegaskan tidak akan menoleransi aksi premanisme di SWK Tambak Wedi Surabaya, dan meminta kasus tersebut segera dibawa ke ranah hukum.

‎Ketegangan bermula ketika sejumlah warga mengadukan adanya penarikan uang hingga mencapai Rp3 juta. Penarikan uang tersebut diduga melibatkan oknum pengurus RT/RW setempat serta oknum yang mengaku sebagai “koordinator”.(06/07/2026)

‎”Saya di sini enggak ada uang Pak wali kota, Surabaya itu jangan ada preman-premanan, ada tagih-tagih duit. Ini orang kecil, Pak,” ujar salah satu warga di lokasi kejadian dengan nada emosional.

‎Dalam rekaman tersebut, sempat terjadi saling lempar tanggung jawab mengenai siapa pihak penjual dan siapa yang berhak menerima uang.

‎‎Berdasarkan pengakuan salah satu oknum, uang tersebut disetorkan melalui pengurus RW. Namun, warga menilai ada prosedur yang janggal karena pendataan diduga dilakukan secara sepihak dan melibatkan klaim sepihak yang membawa-bawa nama pihak Kelurahan dan Kecamatan.

‎Lebih ironisnya, beberapa warga mengaku takut untuk mengisi surat pernyataan karena mendapat ancaman fisik atau intimidasi (“takut ketendang”) dari pihak-pihak tertentu jika mereka membongkar praktik ini.

‎Mendengar laporan dan perdebatan yang carut-marut di lapangan, Wali Kota Surabaya yang berada di lokasi langsung mengambil tindakan tegas. Ia meminta agar kasus ini diselesaikan secara transparan melalui jalur hukum positif, bukan melalui intimidasi preman.

‎”Besok proses, lapor ke kepolisian. Saya tidak ingin ini hanya menjadi prasangka, siapa yang benar dan siapa yang salah harus jelas. Selesaikan di sana (kepolisian),” tegas Wali Kota.

‎Wali Kota juga memberikan peringatan keras kepada oknum pengurus lingkungan yang diduga terlibat dalam pusaran uang ilegal ini.

‎”Kalau jenengan (anda) tidak pernah meminta, Insyaallah tidak apa-apa. Tapi kalau sampeyan (anda) terima uang kayak begini, saya pastikan hukum berjalan,” pungkasnya.

‎Pihak kelurahan setempat telah diinstruksikan untuk segera memfasilitasi pelaporan resmi ke polsek terdekat guna mengidentifikasi aliran dana dan aktor utama di balik dugaan pungli yang meresahkan warga kecil tersebut.

Apa pendapatmu? Tulis di kolom komentar dengan sopan dan beretika. Jangan lupa bagikan agar semakin banyak yang tahu!

*) Oleh : Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *