Kediri ,– Semangat swasembada gizi dan pemberdayaan ekonomi kerakyatan terpancar nyata di Desa Belor, Kecamatan Purwoasri, Kabupaten Kediri. Pada Minggu (1/3), Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) Belor resmi dibuka. Hal ini menandai langkah baru dalam sinergi antara yayasan sosial dan program strategis pemerintah.
Peresmian ini dihadiri langsung oleh jajaran pemangku wilayah, mulai dari perwakilan Pemerintah Desa Belor, pihak Kecamatan Purwoasri, hingga jajaran TNI dan Polri setempat. Kehadiran para tokoh ini merupakan bentuk apresiasi atas inisiatif yang dinilai mampu memberikan dampak positif langsung bagi masyarakat akar rumput.
Tokoh penggerak di balik berdirinya SPPG ini adalah Hj Indah, pemilik Yayasan Bakti Desa Nusantara. Sebagai putri daerah, ia meresmikan fasilitas ini dengan penuh rasa bangga dan syukur. Menurutnya, keberadaan SPPG bukan sekadar rutinitas operasional, melainkan wujud cinta tanah kelahiran.
“Sebagai perempuan yang lahir dan besar di Kediri, hati saya selalu terpanggil untuk memastikan program pemerintah yang berpihak kepada rakyat dapat terwujud dengan nyata di sini. SPPG Belor adalah bukti bahwa sinergi sektor swasta dan pemerintah bisa menciptakan perubahan yang menyentuh hingga ke dapur-dapur warga,” ujar Hj Indah dalam sambutannya.
Dampak ekonomi dari operasional SPPG ini langsung dirasakan oleh warga sekitar. Fasilitas ini mengadopsi konsep dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) yang mengutamakan penyerapan tenaga kerja lokal.
Tercatat, sedikitnya 30 warga setempat, yang terdiri dari pemuda hingga ibu-ibu rumah tangga, telah direkrut dan ditempatkan sesuai keahlian masing-masing.
Tak hanya soal tenaga kerja, SPPG Belor juga berkomitmen menjadi hilirisasi bagi sektor pertanian lokal. Hasil bumi unggulan dari Kecamatan Purwoasri kini memiliki jalur distribusi tetap untuk memasok kebutuhan bahan baku dapur gizi tersebut.
“Tujuan kami bukan sekadar memberi makan, tapi menghidupkan ekosistem ekonomi. Kami ingin para pemuda punya peran, ibu-ibu punya penghasilan tambahan, dan petani kita punya kepastian pasar. Ini adalah siklus kebaikan yang ingin kami jaga di Purwoasri,” tambah Indah.
Masyarakat menyambut pembukaan ini dengan antusiasme tinggi. Kehadiran SPPG diharapkan mampu meningkatkan kualitas kesehatan anak-anak sekolah di wilayah Kediri, sekaligus menjadi mesin penggerak ekonomi yang berkelanjutan di tingkat desa.
Nantinya, ribuan paket makanan berprotein tinggi akan disalurkan ke ribuan anak sekolah di Desa Belor. Selain itu, dapur MBG ini juga menyasar ibu hamil, ibu menyusui dan balita.
Apa pendapatmu? Tulis di kolom komentar dengan sopan dan beretika. Jangan lupa bagikan agar semakin banyak yang tahu!
