Malang,– Ajang Liga Pelajar Competition 1 Tahun 2026 yang digelar di GOR Kanjuruhan, Kabupaten Malang, berlangsung meriah dan kompetitif. Kegiatan ini diikuti berbagai kontingen pelajar dari sejumlah daerah yang bersaing dalam cabang olahraga pencak silat, Minggu (26/04/2026).
Kompetisi yang berlangsung selama tiga hari, mulai 24 hingga 26 April 2026, menjadi wadah bagi atlet muda untuk menunjukkan kemampuan terbaik sekaligus mengasah pengalaman bertanding di tingkat pelajar.
Dalam ajang tersebut, Tim Mosquito Fighter Surabaya yang dibina pelatih Ade Hermawan tampil impresif. Tim dari Perguruan Pencak Silat Nur Harias ini mampu bersaing ketat sejak babak penyisihan hingga partai final.
Hasilnya, Mosquito Fighter Surabaya berhasil meraih total 20 medali, terdiri dari 10 medali emas, 4 medali perak, dan 6 medali perunggu. Capaian ini mengantarkan tim sebagai Juara Umum II kategori usia dini. Selain itu, gelar Best of The Best Fighter pra-remaja putra diraih oleh pesilat Sri Sultan.
Pelatih Ade Hermawan mengatakan, keberhasilan ini tidak lepas dari persiapan matang serta disiplin latihan yang diterapkan selama ini.
“Para atlet menunjukkan semangat juang tinggi dan fokus dalam setiap pertandingan,” ujar Ade Hermawan.
Ia mengaku bangga atas pencapaian para atlet yang telah berjuang maksimal, sekaligus menekankan pentingnya menjaga konsistensi dalam meningkatkan kualitas diri.
“Terus semangat mendongkrak prestasi pencak silat di kalangan pelajar,” tambahnya.
Ade juga berharap prestasi tersebut dapat menjadi motivasi bagi pelajar lain untuk terus berlatih, sekaligus memperkuat eksistensi pencak silat sebagai olahraga yang sarat nilai budaya dan prestasi.
Apa pendapatmu? Tulis di kolom komentar dengan sopan dan beretika. Jangan lupa bagikan agar semakin banyak yang tahu!
