Sampang,–Pemerintah Kabupaten Sampang terus mengintensifkan upaya penanggulangan Tuberkulosis (TB) melalui Program Skrining Sistematis Tuberkulosis (SSTB). Kegiatan yang digelar di Puskesmas Tambelangan, Kamis (16/7/2026), menjadi bagian dari strategi deteksi dini guna menemukan penderita TB lebih cepat, sehingga pengobatan dapat segera dilakukan dan risiko penularan di masyarakat dapat ditekan.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Dokter Spesialis Paru dr. Abdulloh Najich, Sp.P., M.M., Wasor TB Dinas Kesehatan dan KB Sampang Aini, Fasilitator Teknis Febi Nabilah Adha, S.K.M., Kepala Puskesmas Tambelangan dr. Bustanul Arifin, jajaran tenaga kesehatan, serta sekitar 100 warga yang mengikuti pemeriksaan kesehatan secara gratis.
Fasilitator Teknis SSTB, Febi Nabilah Adha, mengatakan bahwa program ini difokuskan untuk meningkatkan penemuan kasus TB, khususnya di wilayah Kecamatan Tambelangan, sehingga penderita dapat segera memperoleh pengobatan sesuai standar dan penyebaran penyakit bisa dicegah sejak dini.
“Kami berharap semakin banyak masyarakat yang bersedia mengikuti skrining. Dengan deteksi lebih awal, pasien dapat segera menjalani pengobatan sehingga peluang sembuh semakin besar dan penularan kepada orang lain dapat diminimalkan,” katanya.
Sementara itu, Dokter Spesialis Paru dr. Abdulloh Najich, Sp.P., M.M., menegaskan bahwa deteksi dini menjadi faktor penting dalam pengendalian Tuberkulosis. Menurutnya, pasien yang terdiagnosis sejak awal memiliki peluang kesembuhan yang lebih tinggi sekaligus dapat mencegah penularan kepada anggota keluarga maupun masyarakat di sekitarnya.
Ia juga mengimbau masyarakat agar segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami gejala yang mengarah pada TB, seperti batuk selama lebih dari dua minggu, penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas, demam, maupun keringat malam.
Program SSTB melibatkan delapan puskesmas di Kabupaten Sampang dengan dukungan Dinas Kesehatan, tenaga kesehatan, kader kesehatan, pemerintah daerah, serta partisipasi aktif masyarakat. Melalui sinergi tersebut, Pemerintah Kabupaten Sampang berharap capaian penemuan kasus TB terus meningkat sebagai bagian dari komitmen mewujudkan Indonesia bebas Tuberkulosis.
Apa pendapatmu? Tulis di kolom komentar dengan sopan dan beretika. Jangan lupa bagikan agar semakin banyak yang tahu!
