Lurah Wonokusumo Sidak Rumah Potong Ayam Di Pemukiman Warga

Lurah Wonokusumo Sidak Rumah Potong Ayam Di Pemukiman Warga

Lurah Wonokusumo Sidak Rumah Potong Ayam Di Pemukiman Warga
peristiwaterkininews.com,

Surabaya,-Merespons aduan warga mengenai keberadaan Rumah Potong Unggas (RPU) yang nekat beroperasi ditengah pemukiman, pihak Kelurahan Wonokusumo, Kecamatan Semampir Langsung bergegas melakukan tindakan.

Lokasi Rumah Potong Unggas (RPH) yang dilaporkan warga berada di Wonosari Mulyo, RT 06/RW 07, Kelurahan Wonokusumo, Kecamatan Semampir.

Sidak dilakukan pada Rabu (2/9) dipimpin langsung oleh Lurah Wonokusumo, Mohammad Ali Effendi bersama Kasi Bangtib Kelurahan, serta Ketua RT 06 dan Ketua RW 07 namun dilokasi RPU hanya bertemu dengan pegawai bukan pemilik usaha.

Saat dikonfirmasi mengenai temuan RPU di kawasan pemukiman, Lurah Wonokusumo Mohammad Ali Effendi menjelaskan pihak kelurahan sudah turun ke lokasi untuk memastikan keberadaan usaha tersebut.

“Ya, jadi kemarin masih saya saya cek ke lokasi. Ya, ketika ke lokasi masih belum ketemu, belum ketemu pemiliknya. Jadi petugasnya itu dia tidak tahu, tapi dari informasi Pak RW memang ada pemotongan di situ, di pinggir jalan, saya sedang mencari pemiliknya, kalau sudah ketemu nanti akan kita panggil,” ujar Ali Effendi dikonfirmasi Memorandum, Kamis (3/9/2026).

Ali mengungkapkan keberadaan RPU diketahuinya dari laporan warga, ia menduga aktivitas pemotongan unggas dilakukan pada malam hari sehingga jarang orang mengetahuinya.

“Kayaknya sudah lama itu, kalau pagi ini tdiak ada kegiatan, Jadi kegiatan-kegiatan pemotongan unggas itu rata-rata subuh, waktu saya lewat itu jam 07.30, kadang jam 07.00, itu sudah tidak ada kegiatan,” lanjutnya.

Ia menambahkan, bangunan yang difungsikan sebagai tempat pemotongan unggas dikondisikan sedemikian rupa agar aktivitas pemotongan tidak mencolok dari luar.

“Selama saya menjabat di sini belum pernah ada laporan dari warga, bangunannya itu didepan ada pagar dari besi dan tertutup,” ungkapnya.

Mengenai kelengkapan fasilitas pengolahan limbah, Ali menyebut area tersebut tampak bersih dan tidak ditemukan sisa pemotongan saat sidak.

“Saat Kemarin tidak ada bekas pemotongan, kondisinya bersih, makanya saya harus nemuin pemiliknya dulu terus saya panggil,” katanya.

Mengenai langkah tegas dan tindak lanjut dari temuan RPU di pemukiman warga, Ali menegaskan akan memanggil pemilik serta berkoordinasi dengan dinas terkait agar aktivitas usaha tersebut tidak beroperasi di pemukiman warga.

“Ya nanti akan saya panggil, nanti akan saya koordinasikan dengan dinas terkait, kalau memang benar ada pemotongan di situ, nanti kita arahkan untuk pindah,” tegasnya.

*) Oleh : Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *