Surabaya – Warga kawasan Jalan Wonokusumo Jaya Baru Gang II, Kecamatan Semampir, Surabaya digegerkan dengan penemuan seorang pria yang tergeletak tak bernyawa dalam kondisi bersimbah darah, Rabu (29/4/2026) pagi.
Korban diketahui bernama Hasan (30), warga Desa Pandan, Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang. Ia ditemukan dalam posisi terlentang menghadap ke arah selatan dengan luka serius yang diduga akibat tindak penganiayaan.
Peristiwa ini pertama kali dilaporkan warga sekitar pada pukul 07.30 WIB. Menindaklanjuti laporan tersebut, jajaran Polsek Semampir bersama Unit Reskrim langsung menuju lokasi untuk melakukan pengamanan dan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Sejumlah petugas dari Polres Pelabuhan Tanjung Perak, termasuk tim Inafis, turut diterjunkan untuk melakukan identifikasi dan pengumpulan barang bukti. Di lokasi kejadian, polisi menemukan beberapa barang di antaranya satu buah termos tempat kopi, dua sarung celurit, serta topi warna hitam.
Korban kemudian dievakuasi menggunakan ambulans milik Pemerintah Kota Surabaya ke RS Polda Jawa Timur guna dilakukan visum et repertum.
Kapolsek Semampir, Kompol Herry Iswanto, S.H., membenarkan adanya penemuan mayat tersebut. Ia menyampaikan bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap penyebab pasti kematian korban.
“Kami menerima laporan dari masyarakat terkait adanya seorang pria yang ditemukan meninggal dunia di lokasi. Dari hasil awal di TKP, korban mengalami luka yang diduga akibat tindak penganiayaan. Saat ini kasus masih dalam proses penyelidikan oleh Unit Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak,” ujar Kompol Herry.
Ia juga menambahkan bahwa pihak kepolisian telah mengamankan lokasi kejadian, memintai keterangan saksi-saksi, serta mengumpulkan barang bukti guna mengungkap pelaku di balik peristiwa tersebut.
Selama proses penanganan di lokasi, situasi terpantau aman dan kondusif. Polisi mengimbau masyarakat untuk tetap tenang serta menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus ini kepada pihak berwajib.
Apa pendapatmu? Tulis di kolom komentar dengan sopan dan beretika. Jangan lupa bagikan agar semakin banyak yang tahu!
