SURABAYA – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Pelabuhan Tanjung Perak mengukir prestasi gemilang di tingkat Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim). Atas keberhasilan tersebut, Kasatresnarkoba AKP Adik Agus Putrawan secara resmi menerima piagam penghargaan dari Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, AKBP Irwan Kurniawan AZ.
Satresnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak sukses menyabet Juara 2 Kategori Ungkap Kasus Terbanyak Semester I Tahun 2026 (Kelompok A) dalam ajang penganugerahan Analisis dan Evaluasi (Anev) Ditresnarkoba Polda Jatim. Capaian ini didasarkan pada indikator keberhasilan menuntaskan volume kasus peredaran narkotika tertinggi di wilayahnya selama enam bulan pertama tahun 2026.
Penghargaan ini menjadi trofi perdana bagi Satresnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak di bawah kepemimpinan AKP Adik Agus Putrawan sejak ia menjabat pada 15 Januari 2026.
“Puji syukur, kami menerima penghargaan dari Bapak Kapolres. Ini sehubungan dengan keberhasilan kami masuk kategori ungkapan kasus terbanyak dari Polda Jatim, yang kemudian diteruskan dan diapresiasi kembali oleh Pak Kapolres,” ujar AKP Adik Agus Putrawan, Selasa (29/9/2026).
AKP Adik menjelaskan bahwa persaingan pada Kategori Kelompok A sangat ketat karena diisi oleh satuan kerja dengan tingkat dinamika kasus yang tinggi. Namun, dedikasi dan kerja keras seluruh anggota tim berhasil membuahkan hasil optimal.
Meski berhasil membawa pulang apresiasi membanggakan, perwira dengan tiga balok di pundak tersebut menegaskan tidak akan cepat berpuas diri. Pihaknya berkomitmen untuk terus meningkatkan kinerja penindakan sekaligus memperkuat aspek pencegahan di lapangan.
“Ke depannya kami berupaya menjawab tantangan yang ada dan terus meningkatkan kinerja, terutama mempertahankan capaian ini. Atensi utama kami adalah melindungi masyarakat, khususnya generasi muda dan kalangan pelajar dari bahaya laten narkoba,” tegasnya.
Sebagai langkah preventif dari hulu, Satresnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak gencar menggelar edukasi dan sosialisasi di berbagai sekolah serta kawasan pemukiman padat penduduk yang tergolong rawan. Upaya ini dilakukan untuk membentengi para pelajar dan masyarakat dari ancaman bahaya narkotika.
Ia pun berharap sinergisitas antara aparat kepolisian dan elemen masyarakat terus terjalin erat guna mewujudkan lingkungan yang aman dan bebas dari peredaran barang haram.
“Harapan besar kami adalah mewujudkan seluruh wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Perak benar-benar bersih dan zero narkoba, meski ini tidak mudah,” pungkasnya.
